Perkembanganseni lukis sejak lama telah melahirkan berbagai cabang-cabang aliran seni lukis. Diantaranya adalah: Aliran surealisme; Aliran surealisme adalah suatu aliran yang hubungannya sangat erat dengan dunia fantasi. Karya lukisan aliran ini memiliki bentuk atau lukisan yang tidak logis/khayalan, meskipun objek sasaran sangat natural 1 Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni. Adanya perkembangn ilmu pengetahuan, teknologi dan seni telah membawa kemakmuran bagi manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi telah menimbulkan cabang ilmu pengetahuan yang baru antara lain : Teknik modern, teknologi gedung dan teknologi hutan. Senilukis adalah salah satu induk dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utu cash. - Perkembangan seni modern di Indonesia telah dimulai sejak tentara Jepang masih menduduki Indonesia, tahun 1942. Setelah kemerdekaan, perkembangan bidang seni di Indonesia telah berkembang dengan sangat baik. Tahun 1946, atas inisiatif Sudjojono, Trisno Sumardjoo, Sunindyo, dan Suradji didirikan organisasi bernama Seniman Indonesia Muda SIM. Kemudian, tahun 1947, pelukis lain seperti Affandi dan Hendra, di Yogyakarta, membentuk perkumpulan Pelukis Rakyat sebagai pecahan dari SIM. Selain itu, pertumbuhan seni tari dan musik juga tidak tertinggal. Masa Revolusi Indonesia, seni tari telah mengalami beberapa perubahan, terutama pada teknik penyajian. Sedangkan untuk seni musik, pasca-kemerdekaan telah banyak tercipta lagu-lagu perjuangan. Kemudian ritme dan irama musik juga sudah mulai mengalami perubahan. Baca juga Ksatrian Instituut Awal Mula dan Perkembangannya Seni Lukis Pertumbuhan seni lukis di Indonesia sudah muncul semenjak tentara Jepang menduduki Indonesia, tahun 1942. Kemudian, pasca-kemerdekaan, perkembangannya semakin pesat. Tahun 1946, berdiri sebuah organisasi untuk para pelukis bernama Seniman Indonesia Muda SIM. - Seni lukis merupakan salah satu induk dari seni rupa sebagai bagian dari pengembangan yang lebih utuh dari gambar. Sementara seni rupa merupakan cabang seni yang bisa ditangkap oleh mata dan dirasakan melalui rabaan. Sebagian besar nilai keindahan pada karya seni rupa mengandalkan kekuatan perjalanannya, seni lukis memiliki sejarah panjang dalam peradaban manusia. Di sisi lain, bentuk seni lukis pun mengalami perubahan dari zaman ke zaman. Perkembangan Seni Lukis di Dunia Puji Lestari dalam Antropologi 2 Untuk SMA dan MA Kelas XII 20093 menyatakan, perkembangan seni lukis di dunia berdasarkan era dan waktunya, dibedakan menjadi lima zaman, yaitu Seni Lukis Zaman Prasejarah Seni lukis terkait erat dengan gambar. Peninggalan-peninggalan prasejarah menunjukkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka. Seni Lukis Zaman Klasik Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan mistisisme, serta propaganda sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii. Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Seni Lukis Zaman Pertengahan Akibat terlalu kuatnya pengaruh agama di zaman pertengahan, seni lukis menjadi jauh dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari pengabdian kepada Tuhan. Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme, bukan realisme, sehingga sulit sekali untuk menemukan lukisan yang bisa dikategorikan “bagus”. Lukisan pada masa ini digunakan untuk alat propaganda dan religi. Seni Lukis Zaman Renaissance Berawal dari kota Firenze, setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ahli sains dan kebudayaan termasuk pelukis yang menyingkir dari Bizantium menuju ke daerah semenanjung Italia sekarang. Sains di kota ini tidak lagi dianggap sihir, namun sebagai alat baru. Ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. Perkembangan Seni Lukis di Indonesia Setelah melihat perkembangan seni lukis di dunia, mengutip dari Dyastiningrum Antropologi Kelas XI Untuk SMA dan MA Program Bahasa 200911, berikut merupakan perkembangan seni lukis di Indonesia, Awal Mula Seni Lukis di Indonesia Akar seni lukis di Indonesia adalah kebudayaan Austronesia yang datang sekitar 5000 abad yang lalu. Bukti-bukti peninggalan seni rupa bangsa Austronesia adalah lukisan gua yang ditemukan di beberapa situs di Papua, bagian barat Danau Sentani, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia, binatang, dan objek-objek alam lain seperti pohon, bukit, gunung, sungai, dan laut. Seni Lukis Modern Seni lukis modern dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini. Era Revolusi Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah kerakyatan. Para pelukis kemudian beralih kepada potret nyata kehidupan masyarakat kelas bawah dan perjuangan menghadapi penjajah. Era Gerakan Manifesto Kebudayaan Gerakan Manifesto Kebudayaan membuat pelukis pada masa 1950-an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu, sehingga era ekspresionisme dimulai. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda, namun lebih sebagai sarana ekspresi pembuatnya. Baca juga Pengertian Seni Rupa, Unsur, Jenis, Macam dan Contohnya Apa Saja Unsur Seni Tari Serta Jenis dan Fungsinya? Apa Saja Fungsi Seni di Masyarakat Seni Rupa, Sastra, Pertunjukan - Pendidikan Kontributor Abraham WilliamPenulis Abraham WilliamEditor Alexander Haryanto awal perkembangan seni lukis sangat berkaitan erat dengan a gaya hidup B masyarakat C perkembangan peradaban manusia d komunitas e genre​ Jawaban hidupsemoga membantu

awal perkembangan seni lukis sangat berkaitan erat dengan